Arif pardiani

Arif pardiani смотреть последние обновления за сегодня на .

Sosok Arif Pardiani, Pria yang Buat Video Ajakan Kepung Ade Armando saat Demo, Kini Ditangkap Polisi

1170669
8096
8803
00:03:01
13.04.2022

BACA SELENGKAPNYA 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi menangkap pria yang membuat video upaya provokasi pengeroyokan Ade Armando saat demo di depan Gedung DPR RI pada Senin (11/4/2022) kemarin. Pria bernama Arif Pardiani ini juga merekam video selfie dengan nada provokasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan Arif ditangkap di Jakarta.

Arif Pardiani Jadi Tersangka Pengeroyokan Ade Armando, Diduga Provokasi Massa untuk Berlaku Anarkis

344853
2394
3661
00:03:36
14.04.2022

Baca Selengkapnya di 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Pengungkapan pelaku kasus pengeroyokan terhadap akademisi Universitas Indonesia, Ade Armando terus bergulir. Terkini, polisi telah menangkap dan menetapkan tersangka terhadap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022). Diduga Arif sebagai biang keladi yang memprovokasi massa menjadi anarkis. Host : Bima Maulana VP : Jalu Setyo Nugroho #adearmando #arifpardiani #pengeroyokanadearmando

Viral Video Arif Pardiani Tersangka Pengeroyokan Ade Armando, Sebut Korban Sudah Meninggal Dikeroyok

300259
1919
3229
00:03:09
14.04.2022

Baca Selengkapnya di 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Arif Pardiani menjadi tersangka provokasi yang membuat massa mengeroyok pegiat media sosial sekaligus akademisi UI, Ade Armando. Video provokasinya pun sempat viral. Ia bahkan meminta massa turun dan menyebut Ade Armando telah meninggal. Video Editor: Satria Yoga Host: Saradita Oktaviani

Sempat Viral, Arif Pardiani Jadi Tersangka, Diduga Dalang Provokasi & Pengeroyokan Ade Armando

153
0
4
00:03:10
14.04.2022

#viral #arifpardiani #adearmando TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) hari ini. Diduga, Arif Pardiani merupakan dalang provokasi yang berujung pengeroyokan terhadap pegiat media sosial dan akademisi UI, Ade Armando. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022), dikutip dari Tribunnews.com. Arif menjadi tersangka di luar enam tersangka yang terlibat pengeroyokan. Zulpan membenarkan, Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. "Dia satu pelaku lain di luar enam ini. Dia merekam video provokasi dengan kata-kata 'turun semua, turun semua' sehingga terjadi pengeroyokan," kata Zulpan. "Ini kalau dilihat di video yang beredar di medsos, yang bersangkutan melakukan provokasi, di antaranya mengeluarkan kata-kata 'Ade Armando sudah mati'," tambahnya. Saat ini, lanjut Zulpan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Arif Pardiani. Adapun dalam video yang beredar, Arif tampak memakai baju berwarna hitam, membawa tas kecil berwarna hijau tua, dan mengenakan kacamata kotak. Dalam narasinya, Arif menyebut Ade Armando telah meninggal dunia setelah dikeroyok oleh massa. Ia bahkan mengklaim massa yang berada di sekitarnya ditembaki oleh polisi. "Ade Armando udah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi. Turun semua, turun semua, yang di Jakarta turun semua!," ujar Arif dalam video tersebut. Video Arif pun sempat menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyerukan untuk menangkap sosoknya karena telah menyebarkan provokasi. Penjelasan Dokter Mengenai Kondisi Ade Armando Sebelumnya diberitakan Tribunnews, Direktur Rumah Sakit Siloam Semanggi, Adityawati Ganggaiswari menyatakan, hingga saat ini Ade Armando belum bisa dijenguk pasca mengalami pemukulan di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) kemarin. Adityawati mengatakan, pihak rumah sakit belum dapat memberikan izin kepada siapapun untuk menjenguk Ade Armando selain pihak keluarga. Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. "Memang karena masih dalam pandemi, RS belum ada jam besuk, jadi yang boleh keluarga yang menunggui, yang meninggui jalani proses skrining, dan menggunakan identitas resmi sebagai penunggu," kata dokter yang akrab disapa Dita itu saat konferensi pers di RS Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Tak hanya itu, kata Dita, permintaan agar Ade Armando belum dapat dijenguk juga datang dari pihak keluarga. Hal itu didasari karena kondisi Ade Armando yang belum memungkinkan untuk diajak berkomunikasi dan masih merasakan trauma atas insiden pemukulan tersebut. "Mungkin ada permintaan dari keluarga untuk tidak dijenguk karena Pak Ade perlu istirahat," tukas dia. Kendati demikian, Dita belum dapat memastikan hingga kapan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI kebijakan itu diberlakukan. Sebab hingga saat ini, Ade Armando masih dalam penanganan intensif dari pihak dokter dan ahli di RS Siloam. Sebelumnya, pihak keluarga sekaligus Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada menyampaikan kalau kondisi terkini Ade Armando dalam kesadaran yang baik. Tak hanya itu, Nong juga memastikan kalau Ketua Umum PIS itu masih bisa berkomunikasi dan berinteraksi serta merespons pembicaraan dengan tertawa. "Kalau komunikasi alhamdulilah bang Ade baik ngobrol, ketawa, mungkin kita berdoa semoga bang ade cepat membaik," kata Nong saat jumpa pers di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arif Pardiani Jadi Tersangka, Diduga Dalang Provokasi Massa Hajar Ade Armando, Videonya Sempat Viral, 🤍 Penulis: Inza Maliana Editor: Sri Juliati

Arif Pardiani Sosok yang Diduga Jadi Dalang Provokasi Massa untuk Keroyok Ade Armando

123
2
1
00:02:00
14.04.2022

Nama Arif Pardiani mendadak jadi sorotan. Pasalnya, ia ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap Ade Armando meski tak terlibat langsung. Arif Pardiani diduga dalang provokasi. Dilansir dari Tribunnews, Polda Metro Jaya langsung menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022). Diduga kuat, Arif Pardiani menjadi dalang provokasi yang berujung akademisi UI, Ade Armando dikeroyok massa. Berita nasional: 🤍 Editor: Rio #ArifPardiani #AdeArmando #provokasi

Sosok Arif Pardiani Diduga Kuat Menjadi Provokator Aksi Pengeroyokan Ade Armando Meski Tak Terlibat

2413
5
21
00:03:11
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Arif Pardiani ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap Ade Armando meski tak terlibat langsung, diduga dalang provokasi. Dilaporkan, Polda Metro Jaya langsung menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) hari ini. Diduga kuat, Arif Pardiani menjadi dalang provokasi yang berujung akademisi UI, Ade Armando dikeroyok massa. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022), dikutip dari Tribunnews.com. Arif menjadi tersangka di luar enam tersangka yang terlibat pengeroyokan. Zulpan membenarkan, Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. "Dia satu pelaku lain di luar enam ini. Dia merekam video provokasi dengan kata-kata 'turun semua, turun semua' sehingga terjadi pengeroyokan," kata Zulpan. "Ini kalau dilihat di video yang beredar di medsos, yang bersangkutan melakukan provokasi, di antaranya mengeluarkan kata-kata 'Ade Armando sudah mati'," tambahnya. Adapun dalam video yang beredar, Arif tampak memakai baju berwarna hitam, membawa tas kecil berwarna hijau tua, dan mengenakan kacamata kotak. Dalam narasinya, Arif menyebut Ade Armando telah meninggal dunia setelah dikeroyok oleh massa. Ia bahkan mengklaim massa yang berada di sekitarnya ditembaki oleh polisi. "Ade Armando udah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi. Turun semua, turun semua, yang di Jakarta turun semua!," ujar Arif dalam video tersebut. Video Arif pun sempat menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyerukan untuk menangkap sosoknya karena telah menyebarkan provokasi. Penjelasan Dokter Mengenai Kondisi Ade Armando Sebelumnya diberitakan Tribunnews, Direktur Rumah Sakit Siloam Semanggi, Adityawati Ganggaiswari menyatakan, hingga saat ini Ade Armando belum bisa dijenguk pasca mengalami pemukulan di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) kemarin. Adityawati mengatakan, pihak rumah sakit belum dapat memberikan izin kepada siapapun untuk menjenguk Ade Armando selain pihak keluarga. Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. "Memang karena masih dalam pandemi, RS belum ada jam besuk, jadi yang boleh keluarga yang menunggui, yang meninggui jalani proses skrining, dan menggunakan identitas resmi sebagai penunggu," kata dokter yang akrab disapa Dita itu saat konferensi pers di RS Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Tak hanya itu, kata Dita, permintaan agar Ade Armando belum dapat dijenguk juga datang dari pihak keluarga. Hal itu didasari karena kondisi Ade Armando yang belum memungkinkan untuk diajak berkomunikasi dan masih merasakan trauma atas insiden pemukulan tersebut. "Mungkin ada permintaan dari keluarga untuk tidak dijenguk karena Pak Ade perlu istirahat," tukas dia. Kendati demikian, Dita belum dapat memastikan hingga kapan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI kebijakan itu diberlakukan. Sebab hingga saat ini, Ade Armando masih dalam penanganan intensif dari pihak dokter dan ahli di RS Siloam. Sebelumnya, pihak keluarga sekaligus Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada menyampaikan kalau kondisi terkini Ade Armando dalam kesadaran yang baik. Tak hanya itu, Nong juga memastikan kalau Ketua Umum PIS itu masih bisa berkomunikasi dan berinteraksi serta merespons pembicaraan dengan tertawa. "Kalau komunikasi alhamdulilah bang Ade baik ngobrol, ketawa, mungkin kita berdoa semoga bang ade cepat membaik," kata Nong saat jumpa pers di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Kendati demikian kata Nong, hingga saat ini Ade Armando masih belum dapat diajak untuk bercerita perihal kondisi saat insiden pemukulan terjadi. Bahkan kata Nong, pihak keluarga juga masih belum mau menanyakan terkait kondisi tersebut kepada Ade Armando, sebab dikhawatirkan dapat menimbulkan traumatis. "Kalau kronologi teman-teman sudah terima ya, itu kami kumpulkan dari tim yang ikut (saat aksi) kalau dari Bang Ade kami belum berani tanyakan, khawatir misal dia munculkan trauma," ucap Nong. Di sisi lain, pihak dokter dalam hal ini diwakilkan oleh Direktur RS Siloam Semanggi Adityawati Ganggaiswari belum dapat menyampaikan update menyeluruh terkait kondisi Ade Armando. Dirinya hanya dapat memastikan kalau hingga kini, Ade masih berada di ruang Intensif High Care Unit dengan penanganan ahli. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arif Pardiani Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Meski Tak Terlibat, Diduga Jadi Dalang Provokasi, 🤍 Penulis: Inza Maliana Editor: Siti Nurjannah Wulandari

Sosok Arif Pardiani, Provokator Pertama Pengeroyokan Ade Armando Telah Ditangkap Polda Metro Jaya

616
4
4
00:03:41
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Arif Pardiani telah ditangkap Polda Metro Jaya pada Rabu (13/4/2022). Pasalnya, Arif Pardiani diduga terlibat dalam upaya provokasi hingga berujung pengeroyokan kepada Ade Armando saat demonstrasi di gedung DPR pada Senin (11/4/2022). Rupanya, Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi masa melakukan pengeroyokan tersebut. Inilah sosok Arif Pardiani yang merekam video dengan nada provokasi agar terjadi pengeroyokan terhadap Ade Armando. Dikutip dari Tribunnews.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan bahwa video Arif memprovokasi masa telah tersebar di media sosial. "Kalau terlihat di video medsos yang bersangkutan ini melakukan provokasi." "Dengan kata-kata 'Ade Armando sudah mati kemudian turun semua yang ada di Jakarta'." Kini pihak Polda Metro Jaya sedang melakukan pemeriksaan terhadap Arif Pardiani. "Yang bersangkutan juga sudah kita amankan dan sedang kita lakukan pemeriksaan," kata Zulpan. Arif Pardiani menjadi provokator dan menyebar hoaks bahwa Ade Armando telah meninggal dunia. Dalam video yang direkam dan disebarluaskan Arif, dia juga menyatakan Ade Armando telah meninggal dunia dan polisi menembaki massa. "Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa." "Sekarang kita ditembakin sama polisi," ucap Arif dalam video itu. Sebelumnya, pihak yang berwajib telah mengidentifikasi enam orang tersangka yang terlibat dalam pengeroyokan Ade Armando. Namun Arif Pardiani bukan termasuk dalam enam orang tersebut. (Tribun-video.com/Tribunnews.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Arif Pardiani, Diduga Dalang Provokator Pengeroyokan Ade Armando, Ditangkap di Jakarta, 🤍 Video Production: Lalu Yusuf Wibisono #polisi #aksidemo #demomahasiswa #adearmando #DemoDPRRI

Sosok Arif Pardiani, Terduga Dalang Provokasi Kasus Pengeroyokan Ade Armando, Kini Jadi Tersangka

2168
17
45
00:03:34
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Arif Pardiani, terduga sebagai dalang provokasi pengeroyokan terhadap Ade Armando tengah menjadi sorotan publik. Diketahui, ia ditangkap oleh Polda Metro Jaya pada Rabu (13/4/2022). Bahkan kini, pihak kepolisian juga telah menetapkan Arif Pardiani sebagai tersangka dalam kasus ini. Dikutip dari TribunSolo.com pada Kamis (14/4/2022), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membenarkan informasi tersebut. Diketahui Arif Pardiani, diduga kuat menjadi dalang provokasi yang berujung akademisi UI, Ade Armando dikeroyok massa. Kini polisi telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. Ia mengatakan, polisi berhasil mengamankan Arif di Jakarta. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," katanya. Zulpan menuturkan, Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. Sementara itu, ia berperan sebagai perekam video provokasi atas insiden pengeroyokan tersebut. "Dia satu pelaku lain di luar enam ini. Dia merekam video provokasi dengan kata-kata 'turun semua, turun semua' sehingga terjadi pengeroyokan," terangnya. Zulpan mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Arif Pardiani. Sementara, dalam video yang beredar, Arif tampak memakai baju berwarna hitam, membawa tas kecil berwarna hijau tua, dan mengenakan kacamata kotak. Melalui narasinya, tersangka menyebut Ade Armando telah meninggal dunia setelah dikeroyok oleh massa. Ia bahkan mengklaim massa yang berada di sekitarnya ditembaki oleh polisi. "Turun semua, turun semua, yang di Jakarta turun semua!," kata Arif dalam video. Kemudian, video Arif juga sempat viral di media sosial. Atas viralnya video itu, banyak warganet yang menyerukan untuk menangkap sosoknya karena telah menyebarkan provokasi. (Tribun-Video.com/TribunSolo.com) Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Siapa Arif Pardiani? Sosok yang Diduga Jadi Dalang Provokasi Massa untuk Keroyok Ade Armando. 🤍

Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Ade Armando, Ada yang Jengkel dengan Aktivitasnya di Medsos.

489
5
2
00:01:45
14.04.2022

Polisi sudah menangkap sejumlah pelaku pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando dalam aksi demo pada Senin (11/4). Dari hasil pemeriksaan terungkap sejumlah motif yang melatarbelakangi aksi nekat para pelaku. Satu di antaranya yakni ketidaksukaan dengan aktivitas Ade Armando di media sosial. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Dalam peristiwa ini, polisi menyebut ada enam orang pelaku utama yang melakukan pengeroyokan. Sebanyak tiga orang lainnya masih diburu oleh pihak kepolisian. Ketiga tersangka yang sudah diamankan memiliki motif yang berbeda saat menghajar Ade Armando. Zulpan menjelaskan, tersangka atas nama Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di lokasi. Kemudian tersangka Muhammad Bagja mengaku merasa kesal dengan aktivitas Ade Armando selama ini di media sosial. Sedangkan motif tersangka Dhia Ul Haq masih belum diketahui karena masih diperiksa. Ketiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda, yakni Jakarta Selatan, Bogor, dan Serpong. Selain itu, polisi juga mengamankan satu orang atas nama Arif Pardiani yang menyebarkan video informasi palsu dan provokasi. Dalam video yang viral di media sosial, Arif mengatakan bahwa Ade Armando sudah meninggal dan polisi melakukan penembakan pada massa. Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando. Saat ini polisi masih memburu tiga pelaku pengeroyok lainnya. Yakni Ade Saputra, Abdul Latip, dan Abdul Manan. (ren) WEBSITE: 🤍 Instagram: 🤍 Facebook: 🤍 #AdeArmando. #pengeroyokan, #poldametrojaya, #demo, #hariansurya, #suryaonline

ARIF PARDIANI JADI TERSANGKA, DIDUGA DALANG PROVOKASI MASSA HAJAR ADE ARMANDO, VIDEONYA SEMPAT VIRAL

74
0
0
00:03:12
14.04.2022

Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) hari ini. Diduga, Arif Pardiani merupakan dalang provokasi yang berujung pengeroyokan terhadap pegiat media sosial dan akademisi UI, Ade Armando. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. (ami) 🤍

Arif Pardiani Jadi Tersangka, Diduga Dalang Provokasi Massa Hajar Ade Armando, Videonya Sempat Viral

22
0
0
00:03:20
14.04.2022

TRIBUNNEWS.COM - Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) hari ini. Diduga, Arif Pardiani merupakan dalang provokasi yang berujung pengeroyokan terhadap pegiat media sosial dan akademisi UI, Ade Armando. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022), dikutip dari Tribunnews.com. Arif menjadi tersangka di luar enam tersangka yang terlibat pengeroyokan. Zulpan membenarkan, Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. "Dia satu pelaku lain di luar enam ini. Dia merekam video provokasi dengan kata-kata 'turun semua, turun semua' sehingga terjadi pengeroyokan," kata Zulpan. "Ini kalau dilihat di video yang beredar di medsos, yang bersangkutan melakukan provokasi, di antaranya mengeluarkan kata-kata 'Ade Armando sudah mati'," tambahnya. Saat ini, lanjut Zulpan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Arif Pardiani. Adapun dalam video yang beredar, Arif tampak memakai baju berwarna hitam, membawa tas kecil berwarna hijau tua, dan mengenakan kacamata kotak. Dalam narasinya, Arif menyebut Ade Armando telah meninggal dunia setelah dikeroyok oleh massa. Ia bahkan mengklaim massa yang berada di sekitarnya ditembaki oleh polisi. "Ade Armando udah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi. Turun semua, turun semua, yang di Jakarta turun semua!," ujar Arif dalam video tersebut. Video Arif pun sempat menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyerukan untuk menangkap sosoknya karena telah menyebarkan provokasi. Penjelasan Dokter Mengenai Kondisi Ade Armando Sebelumnya diberitakan Tribunnews, Direktur Rumah Sakit Siloam Semanggi, Adityawati Ganggaiswari menyatakan, hingga saat ini Ade Armando belum bisa dijenguk pasca mengalami pemukulan di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) kemarin. Adityawati mengatakan, pihak rumah sakit belum dapat memberikan izin kepada siapapun untuk menjenguk Ade Armando selain pihak keluarga. Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. "Memang karena masih dalam pandemi, RS belum ada jam besuk, jadi yang boleh keluarga yang menunggui, yang meninggui jalani proses skrining, dan menggunakan identitas resmi sebagai penunggu," kata dokter yang akrab disapa Dita itu saat konferensi pers di RS Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Tak hanya itu, kata Dita, permintaan agar Ade Armando belum dapat dijenguk juga datang dari pihak keluarga. "Mungkin ada permintaan dari keluarga untuk tidak dijenguk karena Pak Ade perlu istirahat," tukas dia. Kendati demikian, Dita belum dapat memastikan hingga kapan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI kebijakan itu diberlakukan. Sebab hingga saat ini, Ade Armando masih dalam penanganan intensif dari pihak dokter dan ahli di RS Siloam. Sebelumnya, pihak keluarga sekaligus Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada menyampaikan kalau kondisi terkini Ade Armando dalam kesadaran yang baik. Tak hanya itu, Nong juga memastikan kalau Ketua Umum PIS itu masih bisa berkomunikasi dan berinteraksi serta merespons pembicaraan dengan tertawa. "Kalau komunikasi alhamdulilah bang Ade baik ngobrol, ketawa, mungkin kita berdoa semoga bang ade cepat membaik," kata Nong saat jumpa pers di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Kendati demikian kata Nong, hingga saat ini Ade Armando masih belum dapat diajak untuk bercerita perihal kondisi saat insiden pemukulan terjadi. Bahkan kata Nong, pihak keluarga juga masih belum mau menanyakan terkait kondisi tersebut kepada Ade Armando, sebab dikhawatirkan dapat menimbulkan traumatis. "Kalau kronologi teman-teman sudah terima ya, itu kami kumpulkan dari tim yang ikut (saat aksi) kalau dari Bang Ade kami belum berani tanyakan, khawatir misal dia munculkan trauma," ucap Nong. Di sisi lain, pihak dokter dalam hal ini diwakilkan oleh Direktur RS Siloam Semanggi Adityawati Ganggaiswari belum dapat menyampaikan update menyeluruh terkait kondisi Ade Armando. Dirinya hanya dapat memastikan kalau hingga kini, Ade masih berada di ruang Intensif High Care Unit dengan penanganan ahli. "Kami dari Rumah Sakit menjaga konfidensial pasien sehingga tidak bisa beri keterangan banyak karena rahasia pasien dan tidak bisa diumumkan," imbuh Adityawati. (Tribunnews.com/Maliana/Fandi Permana/Rizki Sandi Saputra) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arif Pardiani Jadi Tersangka, Diduga Dalang Provokasi Massa Hajar Ade Armando, Videonya Sempat Viral, 🤍 Penulis: Inza Maliana Editor: Sri Juliati

Viral Provokasi Arif Pardiani Meminta Massa Turun Serang Ade Armando, Sosoknya Kini Telah Ditangkap

44
0
1
00:03:12
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Arif Pardiani menjadi tersangka provokasi yang membuat massa mengeroyok pegiat media sosial sekaligus akademisi UI, Ade Armando. Video provokasinya pun sempat viral. Ia bahkan meminta massa turun dan menyebut Ade Armando telah meninggal. Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) kemarin di Jakarta. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. Namun peran Arif ternyata membuat video untuk memprovokasi massa. Adapun dalam video yang beredar, Arif tampak memakai baju berwarna hitam, membawa tas kecil berwarna hijau tua, dan mengenakan kacamata kotak Dia merekam video selfie dengan latar belakang suasana demo pada Senin (11/4/2022) di dekat Gedung DPR RI. Dalam video itu Arief mengatakan bahwa Ade Armando telah meninggal dikeroyok massa. Selain itu ia juga menyebut massa yang berada di sekitarnya ditembaki oleh polisi. Oleh sebab itu lah ia meminta massa di Jakarta untuk turun ke jalan. "Ade Armando udah mati dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi. Turun semua, turun semua yang di Jakarta, semua!" kata Arif dalam video tersebut. Video Arif pun sempat menjadi viral di media sosial. Saat ini, lanjut Zulpan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Arif Pardiani. Diketahui Ade Armando babak belur setelah dikeroyok massa saat berada di lokasi demo mahasiswa BEM SI di depan Gedung DPR RI Jakarta, Senin kemarin. Namun polisi menegaskan bukan mahasiswa pelaku pengeroyokan tersebut. Beberapa pelaku telah ditangkap oleh polisi. (Tribun-Video.com/Saradita) 🤍

Videonya Sempat Viral, Arif Pardiani Jadi Tersangka, Diduga Dalang Provokasi Massa Hajar Ade Armando

513
1
18
00:03:43
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) hari ini. Diduga, Arif Pardiani merupakan dalang provokasi yang berujung pengeroyokan terhadap pegiat media sosial dan akademisi UI, Ade Armando. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022), dikutip dari Tribunnews.com. Arif menjadi tersangka di luar enam tersangka yang terlibat pengeroyokan. Zulpan membenarkan, Arif diduga menjadi orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. "Dia satu pelaku lain di luar enam ini. Dia merekam video provokasi dengan kata-kata 'turun semua, turun semua' sehingga terjadi pengeroyokan," kata Zulpan. "Ini kalau dilihat di video yang beredar di medsos, yang bersangkutan melakukan provokasi, di antaranya mengeluarkan kata-kata 'Ade Armando sudah mati'," tambahnya. Saat ini, lanjut Zulpan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Arif Pardiani. Adapun dalam video yang beredar, Arif tampak memakai baju berwarna hitam, membawa tas kecil berwarna hijau tua, dan mengenakan kacamata kotak. Dalam narasinya, Arif menyebut Ade Armando telah meninggal dunia setelah dikeroyok oleh massa. Ia bahkan mengklaim massa yang berada di sekitarnya ditembaki oleh polisi. "Ade Armando udah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi. Turun semua, turun semua, yang di Jakarta turun semua!," ujar Arif dalam video tersebut. Video Arif pun sempat menjadi viral di media sosial. Banyak warganet yang menyerukan untuk menangkap sosoknya karena telah menyebarkan provokasi. Penjelasan Dokter Mengenai Kondisi Ade Armando Sebelumnya diberitakan Tribunnews, Direktur Rumah Sakit Siloam Semanggi, Adityawati Ganggaiswari menyatakan, hingga saat ini Ade Armando belum bisa dijenguk pasca mengalami pemukulan di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) kemarin. Adityawati mengatakan, pihak rumah sakit belum dapat memberikan izin kepada siapapun untuk menjenguk Ade Armando selain pihak keluarga. Terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. "Memang karena masih dalam pandemi, RS belum ada jam besuk, jadi yang boleh keluarga yang menunggui, yang meninggui jalani proses skrining, dan menggunakan identitas resmi sebagai penunggu," kata dokter yang akrab disapa Dita itu saat konferensi pers di RS Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Tak hanya itu, kata Dita, permintaan agar Ade Armando belum dapat dijenguk juga datang dari pihak keluarga. Baca juga: Ibunda Abdul Latip si Terduga Penganiaya Ade Armando Terus Menerus Menangis Hal itu didasari karena kondisi Ade Armando yang belum memungkinkan untuk diajak berkomunikasi dan masih merasakan trauma atas insiden pemukulan tersebut. "Mungkin ada permintaan dari keluarga untuk tidak dijenguk karena Pak Ade perlu istirahat," tukas dia. Kendati demikian, Dita belum dapat memastikan hingga kapan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI kebijakan itu diberlakukan. Sebab hingga saat ini, Ade Armando masih dalam penanganan intensif dari pihak dokter dan ahli di RS Siloam. Sebelumnya, pihak keluarga sekaligus Sekretaris Jenderal Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada menyampaikan kalau kondisi terkini Ade Armando dalam kesadaran yang baik. Tak hanya itu, Nong juga memastikan kalau Ketua Umum PIS itu masih bisa berkomunikasi dan berinteraksi serta merespons pembicaraan dengan tertawa. "Kalau komunikasi alhamdulilah bang Ade baik ngobrol, ketawa, mungkin kita berdoa semoga bang ade cepat membaik," kata Nong saat jumpa pers di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Rabu (13/4/2022). Kendati demikian kata Nong, hingga saat ini Ade Armando masih belum dapat diajak untuk bercerita perihal kondisi saat insiden pemukulan terjadi. Bahkan kata Nong, pihak keluarga juga masih belum mau menanyakan terkait kondisi tersebut kepada Ade Armando, sebab dikhawatirkan dapat menimbulkan traumatis. "Kalau kronologi teman-teman sudah terima ya, itu kami kumpulkan dari tim yang ikut (saat aksi) kalau dari Bang Ade kami belum berani tanyakan, khawatir misal dia munculkan trauma," ucap Nong. Di sisi lain, pihak dokter dalam hal ini diwakilkan oleh Direktur RS Siloam Semanggi Adityawati Ganggaiswari belum dapat menyampaikan update menyeluruh terkait kondisi Ade Armando. (Tribunnews.com/Maliana/Fandi Permana/Rizki Sandi Saputra) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arif Pardiani Jadi Tersangka, Diduga Dalang Provokasi Massa Hajar Ade Armando, Videonya Sempat Viral, 🤍 Penulis: Inza Maliana Editor: Sri Juliati Video Production: Muhammad Askarullah #Video #Videoviral # arif pardiani #jadi tersangka #pengeroyokan

Polisi Tangkap Provokator Pengeroyokan Ade Armando

48504
502
584
00:01:20
14.04.2022

Penyidik Polda Metro Jaya mengamankan seorang provokator dalam kasus pengeroyokan Ade Armando. Tersangka bernama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta. Arif diduga melakukan provokasi terhadap massa sehingga terjadi pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando. #metropagiprimetime

🔴 LIVE PRIMETIME | Sosok Arif Pardiani, Pria yang Buat Video Ajakan Kepung Ade Armando saat Demo

4044
25
6
01:10:26
14.04.2022

Polisi menangkap pria yang membuat video upaya provokasi pengeroyokan Ade Armando saat demo di depan Gedung DPR RI pada Senin (11/4/2022) kemarin. Pria bernama Arif Pardiani ini juga merekam video selfie dengan nada provokasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan Arif ditangkap di Jakarta. SELENGKAPNYA DI : 🤍 FOLLOW : TIK TOK : 🤍 INSTAGRAM : 🤍 FACEBOOK : 🤍 YOUTUBE : 🤍 TWITTER : 🤍 (IAG) #provokator #AdeArmando #Demo #pengeroyokan #ArifPardiani

Inilah Dalang Provokasi Massa Hajar Ade Armando, Sempat Unggah Video Saat Demo

17546
85
177
00:03:20
13.04.2022

TRIBUN-TIMUR.COM - Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022) hari ini. Diduga, Arif Pardiani merupakan dalang provokasi yang berujung pengeroyokan terhadap pegiat media sosial dan akademisi UI, Ade Armando. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022), dikutip dari Tribunnews.com.(*) Editor: A. Syahrul Khair Narator: Desi Triana Aswan #tribuntimur #tribunviral #videoviral #tribunvideo (TRIBUN-TIMUR.COM) Catatan Redaksi Tribun Timur: Bersama kita lawan Virus Covid-19. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi). Ingat SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update info terkini via tribun-timur.com | 🤍 Follow akun Instagram 🤍 Follow akun Twitter 🤍 Follow dan like fanpage Facebook 🤍 YouTube business inquiries: 081347061237

Viral Sosok Arif Pardiani Sebut Ade Armando Sudah Meninggal Setelah Dikeroyok

423
1
1
00:03:05
14.04.2022

Viral Sosok Arif Pardiani Sebut Ade Armando Sudah Meninggal Setelah Dikeroyok Arif Pardiani menjadi tersangka provokasi yang membuat massa mengeroyok pegiat media sosial sekaligus akademisi UI, Ade Armando. Video provokasinya pun sempat viral. Ia bahkan meminta massa turun dan menyebut Ade Armando telah meninggal. Polda Metro Jaya menangkap Arif Pardiani pada Rabu 13 April 2022 kemarin di Jakarta. Polisi juga telah menetapkan Arif Pardiani menjadi tersangka meski tidak terlibat langsung dalam pengeroyokan Ade Armando. tribunnews Kumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda. Simak berita selengkapnya di 🤍 Simak Video Viral lainnya 🤍 #Pontianak #Singkawang #Sintang #Sambas #Sanggau #Ketapang #Landak #Mempawah #KubuRaya #KayongUtara #Melawi #Bengkayang #Sekadau #KapuasHulu #Kalbar Follow us: Instagram: 🤍 Facebook: 🤍 Twitter: 🤍 TikTok: 🤍 Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Masih Ada Tiga Pelaku Pengeroyokan Ade Armando yang Belum Tertangkap

2836
32
72
00:02:29
13.04.2022

Polisi kembali menangkap dua tersangka pengeroyok Dosen Universitas Indonesia Ade Armando, yakni Dhiya Ul Haq dan Arif Pardiani pada Rabu (13/04/2022). Arif Pardiani ditangkap di Jakarta, Sementara Dhiya Ul Haq diamankan polisi di Tangerang Selatan. #AdeArmando #Pengeroyokan = Simak kumpulan video berita Harian Kompas: 🤍 Info langganan harian Kompas & 🤍kompas.id: 🤍 Subscribe Youtube Harian Kompas: 🤍 Ikuti media sosial Harian Kompas - Twitter: 🤍 - Facebook: 🤍 - Instagram: 🤍

Arif Ferdini, Terduga Provokator Pengeroyokan & Penganiayaan Ade Armando! Siapa Dia?

67188
417
232
00:02:58
14.04.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Selain enam orang tersangka utama pelaku pengeroyokan, polisi juga menangkap seorang provokator dalam kasus pengeroyokan yang bernama Arif Ferdini yang menyebarkan provokasi dan hoaks lewat media sosial. Dalam video yang tersebar di media sosial, Arif menyebut Ade Armando telah tewas dan pendemo ditembaki polisi. Polisi terus mengejar pelaku yang terlibat dalam kasus ini. Dari enam tersangka utama pelaku pengeroyokan, polisi telah menangkap empat orang. Polisi menangkap satu lagi pelaku pengeroyokan Ade Armando. Pelaku bernama Abdul Latip yang sempat buron ini ditangkap di kawasan Palabuhan Ratu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, saat ini, empat pelaku pengeroyokan telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mengejar satu orang lagi atas nama Ade Purnama. Polisi tak menutup kemungkinan untuk menetapkan tersangka lain dalam kasus pengeroyokan Ade Armando. Ya, hingga kini, satu-persatu pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando ditangkap polisi. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Terungkap Motif Para Pelaku yang Keroyok Ade Armando, Kesal Komentar di Medsos hingga Terprovokasi

350
0
5
00:03:09
14.04.2022

TRIBUNJATIM.COM- Polisi mengungkapkan fakta dan motif dari tiga tersangka pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) lalu. Beragam motif para tersangka mengeroyok Ade Armando saat unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada Senin lalu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan tersangka atas nama Komarudin melakukan pemukulan itu karena terprovokasi situasi massa yang menghajar pegiat media sosial itu di lokasi demo. "Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP. Dia lantas ikutan untuk menghajar korban saat demo di DPR," kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Sementara tersangka atas nama Muhammad Bagja mengaku mengeroyok karena kesal akan aktivitas Ade Armando di media sosial. "Adapun Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan (status) korban dalam media sosial," imbuh Zulpan. Sejauh ini polisi telah menangkap 3 tersangka pengeroyokan Ade Armado. Ketiga tersangka itu masing-masing ditangkap di Jakarta Selatan, Bogor Jawa Barat dan Serpong Banten. Sementara tiga tersangka lainnya masih diburu yakni Ade Saputra, Abdul Latip, dan Abdul Manan. Selain menangkap para pelaku pengeroyokan, polisi juga menangkap Arif Pardiani. Arif ini adalah orang yang merekam video selfie sambil berkata bahwa Ade Armando telah meninggal dunia. Dalam video singkat, Arif Pardiani juga menyatakan Ade Armando telah meninggal dunia dan polisi menembaki massa akibat hal itu. "Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi," ujar Arif dalam video itu.(*) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Motif Para Pelaku Keroyok Ade Armando: Dari Dendam Komentar di Medsos hingga Terprovokasi, 🤍 Penulis: Fandi Permana Editor: Srihandriatmo Malau

Iis Turyanto: SIAPA ARIF PARDIANI⁉️ TERDUGA PROVOKATOR PENGEROYOKAN ADE ARMANDO‼️ (Halo Lurr! #125)

278386
7116
1510
00:11:18
15.04.2022

Arif terlihat berjalan bersama sekumpulan pendemo non mahasiswa. Iis Turyanto curiga dia punya peran besar dalam aksi rusuh. Folow akun IG Iis Turyanto: 🤍 Akun Twitter: 🤍 #IisTuryanto #Adearmando #ArifPardiani #Demo11April #DhiaUlHaq #JafarShodiq #AbdulLatip #MahasiswaBergerak #3Periode #RakyatKecil #WongDesa #WongNdeso #Banyumas #Ngapak #Sedulur #Inyong #Simpedes #HaloLurr #HaloLurr!

Klarifikasi Polda Metro Jaya soal 2 Orang Ditangkap, Ternyata Bukan Pelaku Pengeroyokan Ade Armando

6370
50
50
00:03:31
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi soal dua nama yang disebut-sebut sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando. Di mana dua nama tersebut ialah Try Setia Budi Purwanto dan Abdul Manaf. Kabid Humas Polda Metro Jaya membantah terkait kabar yang menyebut Try Setia terlibat pengeroyokan. Dikutip dari Tribunnews.com, Sebelumnya foto dan alamat Try Setia beredar di media sosial. Dari informasi yang beredar, Try Setia disebut terlibat dalam pengeroyokan Ade Armando saat aksi demo di Gedung DPR RI pada (11/4). Namun Try yang bertempat tinggal di Kelurahan Lembasung, Way Kanan tersebut ternyata berada di kediamannya ketika demo berlangsung. Bahkan menurut Kepala Kampung Lembasung, Helmi Ibrahim, Try tak pernah kemana-mana selama dua tahun terakhir. “Ini orangnya ada di sini (Kampung Lembasung), sehari-hari dia pemancing ikan, sudah dua tahun enggak ke mana-mana,” ujar Helmi, Senin (11/4/2022). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pihaknya telah meluruskan kesalahpahaman tersebut. "Yang di Lampung itu bukan orang yang kita sampaikan identifikasinya." "Tadi pagi juga sudah saya luruskan di Way Kanan itu ya," kata Zulpan di RS Polri Kramat Jati, Rabu (13/4/2022). Sementara itu Abdul Manaf yang juga dinyatakan terlibat dalam pengeroyokan, kini statusnya sebagai tersangka telah digugurkan. Setelah diidentifikasi, diketahui ternyata Abdul tak terlibat pengeroyokan Ade Armando. "Sekarang tim kami sudah bertemu dengan Abdul Manaf di Karawang, Jawa Barat." "Setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman di sana, ternyata Abdul Manaf dipastikan tidak terlibat dalam pemukulan dan pengeroyokan itu," terang Zulpan, dilansir Tribunnews.com. "Memang dari face recognition yang kita miliki, tingkat kecocokan itu terhadap Abdul Manaf ini 70 persen." "Jadi pada saat itu dia pakai topi tertutup dan hasilnya mengarah pada identitas yang bersangkutan," imbuhnya. Kombes Endra Zulpan juga memastikan Abdul memiliki alibi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Di mana Abdul mengaku dirinya tengah berada di Karawang saat kejadian. Sementara itu saat ini tiga tersangka dan satu provokator pengeroyokan Ade Armando telah diamankan kepolisian. Dua tersangka bernama Muhammad Bagja dan Komar ditangkap lebih dulu. Kemudian pada Rabu (13/4) polisi kembali mengamankan pelaku pengeroyokan lainnya bernama Dhia Ul Haq. Di hari yang sama, seorang provokator bernama Arif Pardiani juga turut diamankan. Arif, yang ditangkap di Jakarta, diduga orang pertama yang memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando. Ia bahkan merekam video yang menyerukan agar massa turun mengeroyok Ade. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu, dilansir Tribunnews.com. "Dia satu pelaku lain diluar enam ini." "Dia merekam video provokasi dengan kata-kata turun semua, turun semua sehingga terjadi pengeroyokan," kata Zulpan. (Tribun-Video.com) Host : Mei Sada Sirait Video Editor : Sigit Setiawan Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Klarifikasi Polda Metro Jaya soal Try Setia dan Abdul Manaf yang Ternyata Bukan Pemukul Ade Armando, 🤍 Penulis: Pravitri Retno Widyastuti Editor: Arif Tio Buqi Abdulah

Polisi Tangkap Dhia Ul Haq, Orang yang Pertama Kali Pukul Ade Armando

64513
616
501
00:02:41
13.04.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya kembali menangkap satu pelaku pengeroyokan terhadap dosen Universitas Indonesia Ade Armando. Satu tersangka yang ditangkap adalah orang yang pertama kali memukul Ade Armando di demo 11 April. Nama tersangka pengeroyok Ade Armando yang ditangkap adalah Dhia Ul Haq, tersangka ditangkap di sebuah pesantren di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Baca Juga Ade Armando Dikeroyok Massa, Mahfud MD Langsung Telepon Kapolda Metro: Cari Pelakunya, Harus Bisa di 🤍 Tersangka Dhia Ul Haq dinyatakan buron setelah terekam dalam video melakukan pemukulan terhadap Ade Armando. Selain menangkap 3 pelaku pengeroyokan Ade Armando polisi juga menangkap seorang provokator yang turut memprovokasi pengeroyokan. Pelaku bernama Arif Pardiani, pelaku terbukti melakukan provokasi kepada massa terkait keberadaan Ade Armando di demo 11 april di depan gedung DPR. Tersangka arif telah ditangkap dan ditahan di Mapolda Metro Jaya, nantinya polisi akan mencari keterkaitan provokator dengan enam orang pengeroyok Ade Armando. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Tampang Arif Pardiana, Provokator yang Sebut Ade Armando telah Mati

4447
20
82
00:01:57
13.04.2022

Beredar video pelaku provokator yang mengatakan Ade Armando telah mati dikeroyok massa. Provokator ini adalah Arif Pardiana, pria berkacamata dan berjanggut. Arif pun menyebut, dirinya dan massa aksi di depan gedung DPR Senin (11/4/2022), ditembaki polisi. Padahal, Ade Armando tidak mati, pun polisi tidak menembaki massa aksi dengan senjata api. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, memastikan Arif Pardiana tidak masuk dalam daftar 6 orang tersangka pengeroyokan Ade Armando. Arif adalah orang yang videonya viral dan menyebut Ade Armando sudah mati. Kemudian, dia memprovokasi massa untuk turun demo. Baca berita selengkapnya di sini: 🤍 #VideoProvokator #AdeArmando #TribunJakartaLive

Ade Armando Telah Diperiksa Polda Metro meski Masih Dirawat di RS, Ini yang Ditanyakan Polisi

31580
229
456
00:03:09
13.04.2022

BACA SELENGKAPNYA 🤍 TRIBUN-VIDEO.COM - Pegiat media sosial Ade Armando telah dimintai keterangan oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya. Ade dimintai keterangan di rumah sakit tempatnya dirawat pada Selasa (12/4) kemarin. Pertanyaan yang dilayangkan terkait peristiwa awal hingga terjadinya pemukulan.

Pria Diduga yang Pertama Memprovokasi Massa untuk Keroyok Ade Armando Ditangkap, Buat Video Selfie

1291
24
0
00:01:00
13.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Polisi menangkap satu tersangka bernama Arif Pardiani yang terlibat dalam upaya provokasi dan berujung pengeroyokan kepada Ade Armando saat demonstrasi di Gedung DPR, Senin (11/4/2022) kemarin. Pria ini diduga memprovokasi sehingga terjadi pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando. Arif juga merekam video selfie dengan nada provokasi untuk mengeroyok Ade Armando. "Atas nama Arif Pardiani ditangkap di Jakarta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022). Arif sendiri menjadi tersangka di luar enam tersangka yang terlibat pengeroyokan. Ia diduga sebagai orang yang pertama memprovokasi massa untuk mengeroyok Ade Armando hingga babak belur. "Dia satu pelaku lain diluar enam ini. Dia merekam video provokasi dengan kata-kata turun semua, turun semua sehingga terjadi pengeroyokan," kata Zulpan. Diberitakan sebelumnya, pegiat media sosial Ade Armando dihajar hingga babak belur saat unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini, Senin 11 April 2022. Sejauh ini, masih ada tiga buron yang terlibat pengeroyokan. Mereka adalah Ade Purnama, Abdul Latip, dan Abdul Manaf. Sementara yang sudah tertangkap adalah, Muhammad Bagja, Komar, dan Dhia Ul Haq. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polda Metro Tangkap Pria yang Buat Video Ajakan Kepung Ade Armando saat Demo di Gedung DPR, 🤍 Penulis: Fandi Permana Editor: Johnson Simanjuntak

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Kasus Pengeroyokan Ade Armando

30365
338
314
00:05:20
14.04.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan merilis nama-nama tersangka terkait pengeroyokan Ade Armando, Kamis (14/4/2022). "Pada kesempatan siang ini saya sampaikan terkait update perkembangan kasus pemukulan dan pengeroyokan terhadap korban saudara Ade Armando yang terjadi pada 11 April 2022 yang lalu. Hari ini Polda Metro Jaya telah berhasil melakukan penangkapan terhadap seseorang yang di awal telah kita lakukan identifikasi dan juga telah menentukan adanya beberapa orang yang diduga sebagai pelaku, ada 6 pelaku, kita telah mengamankan di awal 2 orang,"ungkap Endra Zulpan. Salah satunya adalah Abdul Latif yang ditangkap di Pelabuhan Ratu. Namun tak hanya 6 orang, namun ada 2 orang yang ditangkap karena melakukan kekerasan. Baca Juga Polda Metro Jaya Dapat Kiriman 11 Karangan Bunga, Dukung Pengusutan Kasus Pengeroyokan Ade Armando di 🤍 "Di samping orang-orang yang kita lakukan penangkapan ini, penyidik Polda Metro Jaya melakukan pengembangan, dalam aksi kekerasan tersebut tidak hanya melibatkan 6 orang. Dalam perkembangan penanganan ada orang lain yang melakukan aksi kekerasan, ada 2 orang yang kita tangkap di antaranya Marcos Iswan, ini berperan melakukan pemukulan. Kita tangkap di sawangan, Depok pada Kamis pukul 01:25 WIB. Pelaku lain yaitu Al Fikri Hidayatullah, berperan serta melakukan pemukulan,"jelas Endra ZUlpan. Terhadap mereka yang ditangkap sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka. Total ada 7 tersangka dalam kasus pengeroyokan Ade Armando. "Total sudah ada 7, pertama Komarudin, Moh Bagja, Dhia Ul Hag, Arif Pardiani, Abdul Latif, Markos iswan, Al Fikri,"jelasnya. Video Editor: Febi Ramdhani Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Sosok Emak-emak yang Diduga Jadi Provokasi saat Ade Armando Dikeroyok, Diduga Berprofesi Guru TK

142884
1220
2107
00:03:09
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Setidaknya 6 orang pria telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan dosen UI Ade Armando saat aksi demo di Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022). Meski begitu, Ade Armando yakin bahwa pelaku sedianya lebih dari 6. Termasuk sosok ibu-ibu yang diduga melakukan provokasi sesaat sebelum pengeroyokan. Sosok ibu-ibu tersebut pun kini dicari, dan dikabarkan merupakan seorang guru TK. Dari beberapa video yang beredar, emak-emak tersebut tampak menggunakan kacamata dan setelan panjang berwarna merah muda. Ia terekam berada di belakang Ade Armando dan mengeluarkan kalimat provokasi. Diduga, emak-emak tersebut berinisial AT. AT disebutkan berprofesi sebagai guru TK. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian soal sosok dari TA ini. Sementara itu, dikutip dari Wartakota, dugaan keterlibatan emak-emak ini juga disampaikan oleh Ade Armando. Melalui kuasa hukumnya, Aulia Fahmi, Ade Armando berkeyakinan bahwa pelaku pengeroyokan terhadap dirinya lebih dari enam orang. "Saat diwawancara wartawan dan ada di video viral, ada ibu-ibu mencoba provokasi. Karena situasi sudah tidak kondusif Ade sempat ingin keluar dari kerumunan," jelas Fahmi saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2022). Fahmi juga membenarkan bahwa sebelum pemukulan, ada beberapa orang yang telah lebih dulu melakukan provokasi. Ia juga menuturkan bahwa memang ada ibu-ibu yang melakukan provokasi. "Jadi kedatangan Ade, yang beredar ada yang bilang untuk provokasi dan sebagainya tidak ada. Kedatangan ke Gedung DPR murni mendukung mahasiswa," jelas dia. Saat ini, Fahmi berkeyakinan bahwa polisi sudah memegang seluruh data pelaku-pelaku pengeroyokan dan pelaku provokasi itu. "Info polisi yang teridentifikasi ada enam orang, namun sangat mungkin ada penambahan," jelas Fahmi. Seperti diketahui sebelumnya, enam pelaku pengeroyokan kepada dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando telah teridentifikasi. Para pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Enam orang pelaku yang telah teridentifikasi ini bernama Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Abdul Latip, Muhammad Bagja dan Komar. Kemudian seorang tersangka lagi adalah Arif Pardiani juga menjadi tersangka karena diduga menjadi dalang provokasi. Ia memuat video provokasi itu melalui media sosial miliknya. (Tribun-Video.com) Video Editor: Dyah Ayu Ambarwati Host: Nila Irda Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ade Armando Yakin Pengeroyoknya Lebih dari 6 Orang, 🤍

Beredar Chat Grup WA Ajak Serang Ade Armando yang Ikut Hadir ke Gedung DPR: Ayo Serang

207133
1299
1378
00:03:26
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Dugaan adanya provokasi menyeruak saat aksi demo di gedung DPR RI hingga berujung pengeroyokan pada Dosen UI Ade Armando Senin (11/4). Jagad media sosial juga diramaikan dengan tangkapan layar isi grup WA yang banyak mengabarkan soal keberadaan Ade Armando saat demo. Dalam percakapan grup tersebut, terungkap adanya ajakan untuk menyerang Ade Armando. Berbagai tangkapan layar isi percakapan grup WhatsApp tersebut di antaranya adalah pesan WA yang tertulis bagian Relawqan Anies APIK 4. Dalam tangkapan layar itu, tampak seorang pria bernama Usman mengabarkan soal keberadaan Ade Armando. Ia berselfi sementara di belakangnya tampak Ade Armando sedang berbincang dengan beberapa orang. Dalam pesannya, pria itu mengabarkan bahwa Ade Armando sedang berada di gedung DPR. "TOLONG DIINFOKAN KE MASSA AKSI KALAU SI ADE ARMANDO ADA DI DEPAN GDG (gedung) DPRD-MPR, GERUDUK SI ISLAMPPHOBIA INI," tulis pria tersebut. Ada pula anggota grup yang kemudian menjawab bahwa Ade Armando harus mendapatkan bogem. "Bila perlu bogem Armando itu," paparnya. Sementara itu, di grup WA lainnya, yakni Nusantara'98, pria bernama Darjo ikut mengirimkan foto Ade Armando. "ADE ARMANDO MENYUSUP DI SELA-SELA MAHASISWA BERDEMO DI GEDUNG DPR RI PUSAT," ucapnya. Pria tersebut lantas menyebarkan provokasi dengan mengatakan bahwa mereka harus menghabisi Ade Armando. "Mati-matiin aja tuh, Ade Armando, sebagai mata mata Belanda," pungkasnya. Dugaan bahwa relawan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini terlibat pun lantas menyeruak. Dugaan itu juga muncul dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. Grace Natalie mengungkapkan ada anggota grup WhatsApp relawan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai salah seorang pemicu pengeroyokan Ade Armando. Ia pun mengutuk aksi para provokator tersebut. Seperti diketahui, Ade Armando dianiaya oleh beberapa orang saat ikut dalam demo di Gedung DPR RI Senin (11/4/2022). Sejauh ini, ada 6 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka. Enam orang pelaku yang telah teridentifikasi ini bernama Dhia Ul Haq, Ade Purnama, Abdul Latip, Muhammad Bagja dan Komar. Kemudian seorang tersangka lagi adalah Arif Pardiani juga menjadi tersangka karena diduga menjadi dalang provokasi. Ia memuat video provokasi itu melalui media sosial miliknya. Melalui kuasa hukumnya, Aulia Fahmi, Ade Armando berkeyakinan bahwa pelaku pengeroyokan terhadap dirinya lebih dari 6 orang. "Saat diwawancara wartawan dan ada di video viral, ada ibu-ibu mencoba provokasi. Karena situasi sudah tidak kondusif Ade sempat ingin keluar dari kerumunan," jelas Fahmi saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2022). Fahmi juga membenarkan bahwa sebelum pemukulan, ada beberapa orang yang telah lebih dulu melakukan provokasi. "Jadi kedatangan Ade, yang beredar ada yang bilang untuk provokasi dan sebagainya tidak ada. Kedatangan ke Gedung DPR murni mendukung mahasiswa," jelas dia. Saat ini, Fahmi berkeyakinan bahwa polisi sudah memegang seluruh data pelaku-pelaku pengeroyokan dan pelaku provokasi itu. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ade Armando Yakin Pengeroyoknya Lebih dari 6 Orang, 🤍 Editor Video: Fatkhul Putra Host: Nila Irda

Polda Metro Jaya menangkap Arief Pardiani karena diduga menyebar video hoaks

994
10
7
00:01:49
15.04.2022

Kali ini, Polda Metro Jaya menangkap Arief Pardiani karena diduga menyebar video hoaks dengan narasi Ade Armando Sudah Mati. Ia menyebut bahwa Arief Pardiani berperan sebagai provokator. Follow us on: Facebook: 🤍 TikTok: 🤍 Instagram 🤍 Update info terkini via 🤍

Pria Berambut Gondrong Pirang Telanjangi Ade Armando Diburu, Warga yang Temukan Diberi Rp 50 Juta

65507
755
782
00:03:09
20.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Pria yang melucuti celana pegiat media sosial, Ade Armando saat mendatangi demo di depan Gedung DPR RI masih diburu. Kini, Kuasa Hukum Ade Armando, Muannas Alaidid menggelar sayembara kepada masyarakat. Bagi siapa pun yang dapat menemukan pria tersebut akan diberi uang tunai sebesar Rp 50 jura. Sayembara tersebut diungkapkan Muannas pada Rabu (20/4/2022). Menurutnya, uang tersebut merupakan sumbangan pribadi dari rekan-rekan yang bersimpati dengan kejadian yang menimpa Ade. Selain itu, Muannas juga memberikan ciri-ciri dari pelaku pelucutan celana Ade Armando. Pelaku disebut menggunakan topi dan berambut pirang. "Kepada masyarakat yang bisa memberikan informasi siapa orang yang melucuti pakaian bang Ade, yang menggunakan topi dan berambut pirang," ujarnya. Ia menuturkan, sayembara tersebut dilakukan lantaran pelaku pelucutan celana Ade Armando belum juga ditemukan. Seperti diketahui, Ade Armando babak belur setelah dianiaya oleh sejumlah pendemo pada Senin (11/4/2022). Akibat pengeroyokan tersebut, Ade sampai dirawat intensif di rumah sakit lantaran mendapat luka serius. Polisi pun hingga saat ini sudah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Tujuh orang sudah ditangkap, sementara dua orang lainnya masih buron. Tujuh tersangka itu ialah Komarudin, Muhammad Bagja, Ade Purnama, Dhia Ul Haq, Abdul Latip, Arif Pardiani, dan Markos Iswan. Sementara yang masih burun ialah Al-Fikri Hidayatullah dan pria bertopi yang belum diketahui identitasnya. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ciri-ciri Pelaku Pelucutan Celana Ade Armando, Warga yang Temukan Bakal Diberi Hadiah Rp 50 Juta, 🤍 Penulis: Inza Maliana Editor: Wahyu Gilang Putranto Host : Tini Afshin VP : Jalu Setyo Nugroho #adearmando #pelucutancelanaade #demobemsi

Tersangka Pengeroyokan Ade Armando, Kecelakaan Pegunungan Arfak, Cerita King Faaz & Arsy

1348
3
8
00:05:42
15.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Arif Pardiani ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap Ade Armando meski tak terlibat langsung, diduga dalang provokasi. Kecelakaan truk maut terjadi di kawasan Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Rabu (13/4/2022) dini hari. Akhir-akhir ini anak Fairuz A Rafiq, King Faaz dan Arsy Hermansyah mencuri perhatian. Simak selengkapnya Tribunnews Podcast di 🤍

Sosok Pria yang Buat Video Ajakan Kepung Ade Armando, Kini Ditangkap Polisi

2490
4
12
00:02:19
13.04.2022

Polisi menangkap pria yang membuat video upaya provokasi pengeroyokan Ade Armando saat demo di depan Gedung DPR RI pada Senin (11/4/2022) kemarin. Pria bernama Arif Pardiani ini juga merekam video selfie dengan nada provokasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan Arif ditangkap di Jakarta. Subscribe now for more Bangka Pos videos: 🤍 Like Bangka Pos on Facebook: 🤍 Do You Have Instagram, follow us: 🤍

Dhia Ul Haq Langsung Kabur seusai Keroyok Ade Armando, Sempat Kecoh Polisi dengan Alamat Palsu

1207966
6239
9812
00:03:30
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk Dhia Ul Haq yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando. Terungkap, Dhia Ul Haq langsung kabur setelah mengeroyok Ade Armando hingga tak berdaya. Bahkan, ia sempat mengecoh polisi memakai alamat paslu. Dikutip dari TribunnewsBogor.com pada Kamis (14/4/2022), saat beraksi di depan Gedung DPR RI, Dhia Ul Haq memakai jaket hitam dan topi warna hitam. Ia tampak berjalan di belakang Ade Armano disaat sejumlah oknum massa menyerang dan meneriaki Ade. Gerak gerik Dhia ini terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dhia Ul Haq lantas menendang Ade Armando dari belakang. Hal ini membuat massa oknum pengacau turut serta mengeroyok Ade Armando. Akibatnya, Ade jatuh tersungkur hingga babak belu rdan nyaris ditelanjangi. Setelah Ade tak berdaya, sosok Dhia Ul Haq langsung kabur dan bersembunyi di sebuah pondok pesantren. Hal itu dilakukan agar tidak dicurigai terutama dari pihak polisi. Namun, polisi tetap mencium jejak Dhia. Dhia Ul Haq lantas diringkus di Pondok Pesantren Al Madad, Serpong, Tangerang Selatan pada Rabu (13/4/2022). "Tepatnya dini hari tadi, pukul 02.30 WIB, tim dari Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku ketiga, terkait dengan kasus pemukulan Ade Armando, atas nama Dhia Ul Haq." Yang bersangkutan kita tangkap di lokasi di Pondok Pesantren Al Madad Serpong Tangerang Selatan," ungkap Ksbid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. Sebelum dilakukan penangkapan, ternyata Dhia smepat mengecoh polisi memakai alamat palsu. Polisi mendatangi rumah Dhia Ul Haq di Jalan Kampung Tanah 80, RT 007 RW 09, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun setelah ditinjau, ternyata Dhia tidak pernah tinggal di sana. Ketua RT, Supono menerangkan, Dhia tidka pernah menempati rumah tersebut. "Alamatnya benar di sini, tapi nggak pernah ada tinggal di sini,” ungkap Supono, di lokasi, dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribunnews, Senin (11/4/2022). Supono mengungkapkan, rumah yang di Klender itu telah dijual. Diketahui, Dhia ternyata tinggal di sekitaran Jartiwaringin Bekasi, Jawa Barat, bersama keluarganya. "Setelah rumah ini dijual, dia pindah ke sana. Ngontrak di daerah Jatiwaringin." ujar Supono Berdasarkan informasi yang didapatkan, Dhia Ul Haq berprofesi sebagai guru ngaji di daerah Palmerah, Jakarta Barat. Dengan penangkapan ini, kini polisi telah membekuk tiga tersangka yang terlibat langsung dalam pengeroyokan. Di antaranya Komarudin, Dhia Ul Haq, dan Muhammad Bagja. Terkait motif pengeroyokan ini, Zulpan menerangkan Komarudin memukul Ade karena terprovoksi situasi. "Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP. Dia lantas ikut untuk menghajar korban saat demo di DPR," ujar Zulpan. Kemudian, untuk tersangka Muhammad Bagja, pemukulan dilakukan karena kesal dengan aktivitas Ade Armando di media sosial. "Adapun Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan (status) korban dalam media sosial,” jelasnya. Infromasi terkini, polisi telah menangkap dan menetapkan tersangka terhadap Arif Pardiani pada Rabu (13/4/2022). Diduga Arif sebagai biang keladi yang memprovokasi massa menjadi anarkis. Meskipun Arif sendiri tak terlibat langsung pengeroyokan. (Tribun-Video.com/ TribunnewsBogor.com) Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kabur ke Pesantren Usai Keroyok Ade Armando, Dhia Ul Haq Sempat Kecoh Polisi Pakai 'Alamat Palsu', 🤍 Penulis: Uyun | Editor: Damanhuri #PenangkapanDhiaUlHaq #PengeroyokAdeArmando Video Editor : Ghozi Luthfi R Host : Bima Maulana

Terungkap Alasan Tersangka Melakukan Pengroyokan Ade Armando, Polisi: Ada Motif Dendam di Medsos

211
1
1
00:03:05
13.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Berikut fakta-fakta terkait tersangka pengeroyok pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando. Diketahui, Polda Metro Jaya telah menangkap tiga dari enam tersangka yang teridentifikasi sebagai pelaku pengeroyokan terhadap Ade Armando. Dikutip dari Tribunnews, tiga tersangka yang telah tertangkap yaitu Komarudin, Dhia Ul Haq, dan Muhammad Bagja. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengungkapkan latar belakang dari tersangka pengeroyokan Ade Armando. Ia menyebut ketiga tersangka bukanlah mahasiswa. “Jadi tersangka ini kelompok yang melakukan pemukulan.” “Mereka termasuk pemicu kerusujhan di demo 11 April lalu adalah kelompok non-mahasiswa,” jelas Zulpan, Rabu (13/4/2022). Zulpan juga menegaskan dalam aksi pengeroyokan terhadap Ade Armando tidak ada mahasiswa yang terlibat. Selain itu, dirinya menyebut seluruh pelaku diduga kuat sebagai penyusup. Sehingga, pihaknya bakal menggali indikasi adanya keterlibatan enam pelaku itu berada di dalam satu kelompok yang sama. “Jadi ini bagian dari penyusupan di dalam aksi kemarin. Kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan motif.” “Kemudian juga kelompok apakah mereka satu kelompok, satu jaringan,” jelasnya. Motif Tersangka Pengeroyokan: Ada yang Dendam di Medsos hingga Terprovokasi Polda Metro Jaya juga menyebutkan motif dari tiga tersangka yang telah tertangkap ini. Zulpan menyebut tersangka atas nama Komarudin melakukan pemukulan kepada Ade Armando karena terprovokasi situasi massa di lokasi demo. “Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP. Dia lantas ikut untuk menghajar korban saat demo di DPR,” ujar Zulpan. Kemudian, untuk tersangka bernama Muhammad Bagja, kata Zulpan, mengaku mengeroyok karena kesal akan aktivitas Ade Armando di media sosial. “Adapun Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan (status) korban dalam media sosial,” jelasnya. Diketahui, sejauh ini polisi telah menangkap tiga tersangka pengeroyokan Ade Armando. Tersangka tersebut masing-masing ditangkap di Jakarta Selatan, Bogor, dan Serpong Banten. Selain itu, tiga tersangka lain masih diburu yaitu atas nama Ade Saputra, Abdul Latip, dan Abdul Manan. Polda Metro Jaya juga telah menangkap Arif Pardiani. Diketahui, Arif adalah orang yang merekam video selfie sambil berkata bahwa Ade Armando telah meninggal dunia. Dalam video itu, Arif juga menyatakan polisi menembaki massa yang berdemo akibat pengeroyokan terhadap Ade Armando. “Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi,” kata Arif dalam video yang viral tersebut. (*) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-Fakta Tersangka Pengeroyok Ade Armando: Bukan Mahasiswa, Ada Motif Dendam di Medsos, 🤍 Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto Editor: Inza Maliana

Tidak Ikut Aniaya Ade Armando, Pria Ini Jadi Tersangka Karena Omongannya

805
7
17
00:01:37
14.04.2022

Polisi kembali menangkap pihak yang terlibat dalam kasus penganiayaan Ade Armando saat demo mahasiswa pada Senin (11/4/2022). Kali ini, Polda Metro Jaya menangkap Arief Pardiani karena diduga menyebar video hoaks dengan narasi Ade Armando Sudah Mati. Tribun sumsel/Euis Editor/Ebit Baca berita di - 🤍 Follow Instagram - 🤍 Like fanspage - 🤍

Polisi Pastikan Semua Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Bukan Mahasiswa, 3 Pelaku Telah Ditangkap

292
3
4
00:03:05
13.04.2022

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan semua tersangka kasus pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, bukan dari kalangan mahasiswa. Tiga tersangka pengeroyokan yakni Komarudin, Muhammad Bagja, dan Dhia Ul Haq ditangkap karena terlibat pengeroyokan terhadap Ade Armando saat unjuk rasa 11 April 2022 kemarin. "Jadi tersangka ini kelompok yang melakukan pemukulan. Mereka termasuk pemicu kerusuhan di demo 11 April lalu adalah kelompok non-mahasiswa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Zulpan memastikan tidak ada mahasiswa yang terlibat dalam pengeroyokan Ade Armando. Semua pelaku pengeroyokan, diduga kuat sebagai penyusup yang hendak mengacaukan jalannya aksi. Untuk itu, polisi bakal menggali indikasi keterlibatan enam orang pelaku itu berada dalam satu kelompok yang sama. "Jadi ini bagian dari penyusupan di dalam aksi kemarin. Kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan motif. Kemudian juga kelompok apakah mereka satu kelompok, satu jaringan," imbuh Zulpan. Sejauh ini total ada enam pelaku pengeroyokan kepada Ade Armando yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga di antaranya kini telah ditangkap. Sementara itu, tiga pelaku lainnya, yakni Ade Purnama, Abdul Latip, dan Abdul Manaf, kini masih dalam pengejaran polisi. Zulpan mengimbau kepada ketiga tersangka itu agar menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Selain itu, Polisi juga menangkap Arif Pardiani yakni provokator dan juga penyebar hoax bahwa Ade Armando telah meninggal dunia. Dalam video yang direkam dan disebarluaskan Arif, ia menyatakan Ade Armando telah meninggal dunia dan polisi menembaki massa. "Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi," ujar Arif dalam video itu Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Pastikan Semua Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Bukan dari Kalangan Mahasiswa, 🤍 Penulis: Fandi Permana Editor: Hasanudin Aco

Polisi Beberkan Motif Para Pelaku Pengeroyokan Ade Armando, dari Dendam hingga Terprovokasi

28
0
0
00:03:11
14.04.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi mengungkapkan fakta dan motif dari tiga tersangka pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) lalu. Beragam motif para tersangka mengeroyok Ade Armando saat unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada Senin lalu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan tersangka atas nama Komarudin melakukan pemukulan itu karena terprovokasi situasi massa yang menghajar pegiat media sosial itu di lokasi demo. "Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP. Dia lantas ikutan untuk menghajar korban saat demo di DPR," kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Sementara tersangka atas nama Muhammad Bagja mengaku mengeroyok karena kesal akan aktivitas Ade Armando di media sosial. "Adapun Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan (status) korban dalam media sosial," imbuh Zulpan. Sejauh ini polisi telah menangkap 3 tersangka pengeroyokan Ade Armado. Ketiga tersangka itu masing-masing ditangkap di Jakarta Selatan, Bogor Jawa Barat dan Serpong Banten. Sementara tiga tersangka lainnya masih diburu yakni Ade Saputra, Abdul Latip, dan Abdul Manan. Selain menangkap para pelaku pengeroyokan, polisi juga menangkap Arif Pardiani. Arif ini adalah orang yang merekam video selfie sambil berkata bahwa Ade Armando telah meninggal dunia. Dalam video singkat, Arif Pardiani juga menyatakan Ade Armando telah meninggal dunia dan polisi menembaki massa akibat hal itu. "Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi," ujar Arif dalam video itu.(*) Tags Pengeroyokan Ade Armando Sosok 3 Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Ade Armando Dikeroyok Ade Armando Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Motif Para Pelaku Keroyok Ade Armando: Dari Dendam Komentar di Medsos hingga Terprovokasi, 🤍 Penulis: Fandi Permana Editor: Srihandriatmo Malau

Viral Vedo Arif Pardiani

106
14
9
00:02:08
14.04.2022

viral video arif pardiani #viralvideoarifpardiani #viral #arifpardiani #britaterkini #beritaterbaru #beritahariini #trending

Назад
Что ищут прямо сейчас на
arif pardiani MMK Full Episode Full Review エレクトロニックアーツ gameedukasi السودان Burmar Die Nouris тв 儲錢 escuchar hair dryer necurl дополнение WoW feedback Лера Вакарчук اشتباه مرگبار پابجی برای کامپیوتر на опасный пляж อัญชะลี black adam vs superman